Kapolrestabes Medan Ingatkan Masyarakat Medan Amplas Soal Bahaya Narkoba dan Konflik SARA

Medan : Mulajadinews.com

Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Dr Dadang Hartanto mengatakan ada beberapa hal yang perlu kita hadapi terkait masalah gangguan Kamtibmas yang pertama masalah Narkoba.

Di mana masalah ini harus kita perangi secara bersama-sama. Polisi sudah melakukan penangkapan tapi mereka masih tetap melakukan penjualan Narkoba dan strategi mereka dengan sasaran anak muda, pelajar dan mahasiswa. Bahkan ada orang yang sudah tua tapi kebanyakan yang masih muda.

“Kalau kita biarkan anak-anak mengkomsumsi Narkoba, mereka akan jadi generasi yang lemah dan tidak mungkin mereka menggantikan kita ke depan yang bisa memajukan bangsa ini. Banyak anak muda sering berkumpul dengan menghabisi waktunya hanya dengan ongbrol -ngobrol, nongkrong dan memakai narkoba serta minuman keras dengan menghabiskan waktu dengan sia-sia dan berkelompok.

Ini tanggungjawab kita semua jangan dijauhi anak muda tersebut. kita lakukan pendekatan, ajak mereka dan temui mereka dan inilah satunya cara kita menjaga agar kondisi bangsa kita aman dan masalah Barkoba wajib kita perangi, “papar Kapolrestabes usai melaksanakan Sholat Subuh berjamaah di Masjid Baiturrahmat Jalan Bajak IV Lingkungan VII Kelurahan Harjosari II, Kecamatan Medan Amplas, Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara, Selasa (8/10/2019).

Kemudian masalah yang kedua masih dikatakan Kapolrestabes Medan, yakni masalah konflik yang melatarbelakangi isu SARA, agama dan ras. “Kita bersyukur negara kita negara besar yang harus kita jaga. Kalau kita tidak menjaga maka negara kita jadi negara kecil, konflik berkepanjangan. Walaupun kita beranekaragam kita mampu menjaga kesatuan dan persatuan,” katanya sembari menekankan bahwa nikmat iman adalah dengan rasa syukur.

“Saya berpesan mari kita menjadi rahmatan lil alamin, menjadi rahmat bagi seluruh agar kehidupan kita baik. Kehidupan beranekaragam sudah sunatullah, takdir Allah SWT dan bagi orang yang cerdas dan pintar dia akan melihat bahwa permasalahan dan perbedaan itu adalah bagian ujian untuk menjadi manusia yang beriman dan diakhir kehidupan insya Allah kita semau menjadi khusnul khotimah,” tutupnya.

Editor : Intan

Penulis : jms/team

Be the first to comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.