Pasar Tradisional Lima Puluh Ternyata Tidak Punya WC Umum

Batubara : mulajadinews.com

Puluhan tahun sudah berdiri Pasar Tradisional Pekan Lima Puluh Kota, namun tidak tersedia fasilitas MCK ( toilet) Umum. Tidak tersedianya toilet umum disekitar pajak (pasar) tradisional Lima Puluh membuat para pedagang mengeluh. Mirisnya setiap kali mereka ingin buang hajat maka harus kasak-kusuk menumpang di toilet rumah warga.

Salah seorang pedagang yang meminta namanya diinisialkan HZ, kepada wartawan, Rabu (14/05) mengatakan, sejak lama disekitar pajak tersebut tidak tersedia toilet umum padahal setiap harinya ramai aktivitas perdangangan.

“Disini nggak ada toilet umum, kalau mau buang hajat terpaksa numpang dirumah warga”, sebutnya.

Memang aku HZ menumpang buang hajat di toilet rumah warga boleh-boleh saja tapi enggan kalau setiap hari terus menumpang.

“Boleh, tapi kan segan. Aktivitas perdagangan bisa sampai siang mana mungkin ditahan-tahan. Tak mungkin juga bolak-balik numpang. Kadang-kadang saya pakai pampers”, kata pedagang dua cucu itu.

HZ meminta keluhan para pedagang menjadi perhatian pemerintah apalagi sebelumnya oknum petinggi Pemkab Batubara pernah menyebutkan di sekitar pajak akan dibangun toilet umum.

Sementara itu LL seorang mama muda yang ditemui wartawan saat berbelanja kepajak (pasar) tersebut untuk keperluan kedai dirumahnya mengaku saat itu perutnya mulas hendak BAB sehingga kebingungan karena tidak ada toilet umum. Bahkan LL juga mengaku pernah kebablasan dalam celana.

“Kutahan-tahan juga tapi tak sanggup, sangkin gak tahannya akhirnya keluar juga yang kayak pisang masak dan beraroma tak sedap itu bang”, tutur LL terkekeh.

Lurah Lima Puluh Arafat Syam, S.STP dikonfirmasi melalui telepon membenarkan di pajak Lima Puluh tidak tersedia toilet umum.

Menurut Lurah ada 2 perencanaan terkait pajak tersebut. Untuk jangka pendek akan dilakukan renovasi yang disertai pembuatan toilet umum dan perencanaan jangka panjang akan dilakukan pemindahan.

Disinggung soal retrebusi Arafat bilang itu gawe pihak kecamatan.

Para pedagang dan pembeli berharap kepada Pemkab Batubara agar segera medirikan fasilitas WC Umum, dengan demikian target Batubara Sehat akan tercapai.

Editor : Intan

Penulis : Sholeh Pelka

Teks foto : Pajak tradisional Lima Puluh yang kumuh disekitarnya tidak terlihat toilet umum.

Be the first to comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.