BeritaHukumPeristiwaSamosir

Bupati Samosir Akan Tindak Pengusaha Kayu Yang Rusak Fasilitas Umum

Samosir, MULAJADINEWS

Terkait keluhan warga Desa Salaon Tonga Tonga, Kecamatan Ronggurni Huta
atas rusaknya jalanan umum yang diduga dilakukan oleh truk logging dan alat berat pengusaha nakal, langsung disikapi Bupati Samosir Rapidin Simbolon.

Pemkab Samosir melalui Dinas Perhubungan akan langsung melakukan pengecekan kelokasi atas keluhan warga Samosir ini.

Hal itu disampaikan Bupati Samosir, Rapidin Simbolon kepada wartawan ketika dikonfirmasi pada Senin, (4/2/2019) diperkantoran Camat Ronggurni Huta.

“Kita prihatin atas perilaku pengusaha kayu seperti itu. Saya akan perintahkan Kadis Perhubungan untuk melakukan pengecekan kelokasi rusaknya jalan Kabupaten yang dilakukan alat berat dan truk kelebihan tonase itu,” ujar Rapidin Simbolon.

Atas keberatan rakyat Desa Salaon Tonga Tonga, Bupati berjanji akan menghentikan operasional perusahaan tersebut melalui Dinas Perhubungan Samosir.

“Setelah Dinas Perhubungan melakukan pengecekan kelokasi dan terbukti perusahaan tersebut melakukan pengrusakan jalan pemkab, kita akan berhentikan operasionalnya, ” ujar Rapidin Simbolon.

Pemkab Samosir juga akan melakukan pengecekan atas ijin penebangan pohon pinus tersebut. “Apakah benar milik rakyat atau hutan lindung, ” tambahnya.

Ditempat yang sama, Asisten II Pemkab Samosir, Saul Situmorang mengatakan mengoperasikan alat berat dijalan kabupaten serta truk kelebihan tonase melanggar Peraturan Menteri PUPR.

“Menurut Peraturan Menteri PUPR, tonase yang diperbolehkan dijalan kabupaten hanya 8 ton. Dan alat berat tidak boleh beroperasi di jalan kabupaten, harus memakai torado sehingga tidak merusak jalan, ” pungkas Saul Situmorang.(Red/IWO Samosir)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.