Berita

PERMAPAN LAPORKAN INDIKASI KORUPSI DI BEBERAPA KANTOR KELURAHAN

Jakarta : mulajadinews.com

Perkumpulan Masyarakat Pemantau Anggaran hari ini melaporkan indikasi perbuatan korupsi oleh para oknum pejabat dan oknum pengusaha di berbagai kantor kelurahan di DKI JAKARTA.

Hal tersebut diungkapkan sekertaris Dewan Pengurus Nasional (DPN) Permapan, Patrick, SE kepada mulajadinews.com hari ini, rabu 5/12 di halaman Mapolrestro Jakarta Pusat. Aktivis muda itu mengatakan laporan mereka berdasarkan hasil analisa dan survey pasar dimana harga pasar sangat jauh beda dengan harga yang tertera pada Daftar Pagu Anggaran (DPA).

“Laporan yang kami sampaikan ke Mapolrestro Jakpus ini merupakan hasil analisa dan investigasi pasar. Membengkaknya harga yang tertera pada DPA menimbulkan dugaan awal terjadinya mark up harga secara sengaja pada perencanaan kegiatan”, sebutnya.
Senada dengan Patrick, Frans Samosir selaku Ketua DPN PERMAPAN mengatakan bahwa laporan hari ini masih sedikit, karena masih banyak lagi yang akan dilaporkan.

“Indikasi tindak pidana korupsi itu kami temukan hampir di semua instansi kelurahan. Yang saya tanda tangani kemaren masih sedikit. Saya melihat di kantor masih sangat banyak laporan yang mesti saya tanda tangani”, sebut Frans.
Lebih jauh aktivis anti korupsi ini mengatakan rasa keprihatinannya terhadap perilaku para oknum yang terindikasi melakukan korupsi. “Sesungguhnya kami sangat prihatin. Dan kami meyakini bahwa indikasi korupsi itu tak mungkin dilakukan oleh seorang saja. Ada dugaan telah direncanakan jauh hari dan dilaksanakan secara berjamaah”, tegasnya.

Ketika disinggung apakah laporan ini hanya merupakan gertak sambal sebagaimana yang dilakukan oleh beberapa oknum LSM lainnya, Frans mengatakan bahwa mereka sangat serius.

“Kalau ini dianggap gertak sambal yah silahkan, itu hak berpendapat. Silahkan teman-teman ikuti perkembangannya. Kami akan melaporkan seluruh indikasi korupsi yang kami ketahui dan kami berharap agar teman-teman wartawan mengawal laporan kami melalui pemberitaan. Kedepan akan ssmakin bayak laporan kami. Karena data laporan di kantor sudah menumpuk, tinggal tanda tangan saja”, pungkasnya. (Ida).

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Show Buttons
Hide Buttons