Isu Begu Ganjang Beredar Di Desa Aek Gambir

LUMUT, mulajadinews.com

Dicurigai memelihara Begu ganjang, warga Aek Gambir berinisial,MM yang bertempat tinggal di Desa Aek Gambir,Kecamatan Lumut,Kabupaten Tapanuli Tengah,Pada hari Rabu,7/11,mengaku kepada wartawan bahwa keluarganya merasa terancam keamanannya akibat sejumlah warga di desa Aek Gambir mencurigai keluarganya memelihara Begu Ganjang.

Dari keterangan MM,sewaktu Pulang dari Kebunnya pada hari sabtu kemarin,MM langsung ditemui tetangganya dan memberitahu bahwa disekitar rumah MM, tepatnya disamping bagian belakang ada galian dan merusak kandang bebek dan menebang sebuah Pohon nangka milik MM.
“Setiap pagi saya kekebun.begitu saya pulang dari kebun untuk makan siang, Mama Kst datang ke rumah.dan memberi tau ke saya,bahwa disamping rumah saya ada galian.lalu kemudian saya melihat ke arah samping rumah dan benar ada galian dan kandang bebek dan pohon nangka saya sudah rusak”Ungkap MM sambil menunjukkan galian.

‘saat itu juga saya tanya mama Kst,siapa orangnya yang menggali dan yang merusak kandang bebek saya.lalu mama Kst bilang bahwa yang merusak dan menggalinya adalah tetangga saya ini berinisial MTB dan bersama istrinya.mama Kst dapat informasi, itu digali,karena MTB curiga kepada saya,bahwa saya ada menanam’tengkorak dan mencurigai saya ada memelihara begu ganjang.”Lanjut MM menerangkan dilokasi galian dalam keadaan meneteakan air mata.

dan diakui MM, jauh jauh haripun isu mengenai dirinya memelihara begu ganjang Ia sudah tau,namun Ia tidak bisa membuat laporan kepada yang berwajib karena tidak jelas orang yang membuat isu tadi.dan menganggapnya angin lalu,Tuhanlah yang tau,pikirnya dalam hati.

MM bersama Keluarganya,merasa terhina atas kecurigaan tetangganya tersebut.mereka pun melaporkan hal ini kepada Kades Aek Gambir.namun sangat di sayangkan,pihak keluarga Korban merasa bahwa Kades aek gambir tidak menanggapi pengaduan mereka.dengan alasan,setelah dilaporkan bahwa malamnya sekira pkl,20,00 wib,banyak warga kumpul kumpul dekat rumah korban tak seperti biasanya.korban pun merasa takut dan akhirnya korban menemui Menantunya yang tak jauh dari rumah korban.malam itu juga menantu korban,memberi tahu kejadian tersebut lewat telepon ke Polsek Sibabangun.

“saya telepon Si Hasibuan,Babinkabtibmas Polsek sibabangun,dan memberi tau hal ini,dan polisinya bilang,minta dulu no hp salah satu warga yang ikut kumpul disitu jawabnya dari telepon.lalu kubilang sama polisinya, tidak ada no hp org ini sama saya.
ooo…sebentar biar Kutelepon Kades,mungkin ada nomor salah satu orang itu,kata Polisinya dari telepon.dan tak lama kemudian,massa pun bubar dengan sendirinya”Ungkap menantu korban menjelaskan.

wartawan sempat konfirmasi kepada MTB yang diduga melakukan penggalian dan merusak kandang ayam milik MM.saat ditanya,apakah benar MTB yang melakukan penggalian dan kenapa digali,lalu MTB,menjawabnya”saya sudah lama sakit lae,tidak sembuh2, jadi lebih berharganya nyawa seratus orang dari pada satu orang.jadi ini masalah massa ini lae,bukan hanya saya.jadi tunggu dulu lae hasil rapat kami.dan sekarang pulang dulu lae,pulang dulu lae…”, jawab MTB kepada wartawan,terlihat emosi.
dan konfirmasi pun terhenti.(Red Kalin,t)

Be the first to comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.