Waspada Banjir, Warga Kecamatan Air Putih Diminta Waspada

Batubara : mulajadinews.com

Warga dibeberapa Desa di Kecamatan Air Putih khususnya yang berada disekitar aliran sungai Bah Bolon diminta untuk mewaspadai potensi banjir akibat luapan sungai tersebut.

Informasi dihimpun Rabu (10/10/2018), akibat dari luapan sungai tersebut, beberapa Desa di Kecamatan Air Putih terancam terendam banjir. Bahkan di Desa Tanjung Muda dan Desa Suka Raja, Tanah Tinggi Kecamatan Air Putih, luapan air sungai sudah mulai memasuki permukiman warga.

Camat Kecamatan Air Putih, Hariadi mengatakan, guna mengantisipasi banjir akibat luapan sungai Bah Bolon dan Sungai Perdagangan, pihaknya sudak melakukan koordinasi dengan pihak terkait baik Pemerintah Kabupaten Batubara melalui Dinas BPBD, TNI, Kepolisian maupun masyarakat sudah melakukan langkah-langkah antisipasi seperti pembuatan tanggul disekitar pinggir sungai yang dianggap rawan. Selanjutnya melakukan monitoring terhadap ketinggian air sungai.

“Memang saat ini ketinggian air sungai berada diketinggian diatas normal. Bahkan air sudah mulai merendam benteng dan mengalir memasuki permukiman warga di Desa Tanjung Muda, Tanah Tinggi dan Desa Suka Raja. Air ini diakibatkan dari luapan sungai. Saat ini, kita bersama pihak terkait terus memantau ketinggian air. Kita khawatirkan bentengnya pecah (jebol), mudah-mudahan tidak terjadi. Ada beberapa Desa yang rawan, Desa Tanjung Mulia, Tanjung Muda, Tanah Merah, Tanah Rendah, Suka Raja, Suka Ramai, Pasar Lapan, Perkotaan bahkan bisa sampai Indrapura,” katanya.

Sementara Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Batubara Nasir Yohanan mengatakan, pihaknya sudah menempatkan (menyiagakan) personil dibeberapa titik. Selain itu, mengantisipasi banjir, pihaknya juga sudah mempersiapkan kantung (goni) berisi pasir untuk menimbun titik yang dianggap rawan.

“Kita sudah menurunkan personil untuk mengecek lokasi-lokasi yang rawan banjir. Kita sudah menyiapkan goni pasir dan perahu karet untuk mengantisipasi banjir,” pungkasnya. ( Sholeh Pelka )


Be the first to comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.