Pasang Bendera Koyak dan Kusam, Camat Tanah Pinem Kabur

Sidikalang, Mulajadinews.com

Untuk memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke 73, umbul umbul dan Bendera Merah Putih menghiasi hampir seluruh kantor pemerintah dan swasta. Salah satunya adalah kantor Camat Tanah Pinem Kabupaten Dairi Sumatera Utara. Rabu (08/08).

Banyak lembaga dan instansi Pemerintah maupun swasta berniat merayakannya dengan mengadakan berbagai kegiatan lomba ataupun pertandingan olahraga, seni budaya, lomba hias dan kegiatan lainnya. Mulai dari tingkat usia anak-anak, remaja hingga dewasa. Semuanya bertujuan untuk memeriahkan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia.

Namun Kemeriahan yang diharapkan seluruh masyarakat Indonesia  tidak direspon baik di Kantor Camat Tanah Pinem Kabupaten  Dairi. Ini terlihat dari hiasan di wajah kantor camat yang terkesan dipaksakan. Hampir seluruh umbul-umbul yang terpasang di sekitar kantor camat terlihat kusut. Apalagi bendera merah putih yang membentang panjang di sekitar bawah atap gedung  depan sudah terlihat lapuk dan robek.

Saat Awak Media mulajadinews.com hendak konfirmasi kepada camat, Asmadi Karokaro S. Sos M.Si, salah seorang pegawai yang ditemui awak media di dalam kantor camat mengatakan bahwa camat sedang tugas kelapangan. Ketika awak media meminta nomor kontak/hp camat yang dapat dihubungi, pegawai boru Ginting tidak bersedia memberikannya.

Ketika awak media keluar dari gedung kantor, ternyata Camat Asmadi sedang duduk santai bersama Sekcam Sarikat Pinem di pondok samping kantor camat., bukan sedang tugas di lapangan. Saat awak media menghampirinya, Asmadi langsung masuk ke ruangan kantor camat dan kabur dari belakang kantor.

Setelah pukul 16.00 wib seluruh pegawai dan staf kantor pulang, Asmadi belum juga muncul di ruangan kantor. Hingga kantor Camat ditutup, mobil dinas Toyota Rush BB 1021 Y masih parkir di depan kantor.  Kecewa dengan ulah Camat tersebut, pukul 16.30 wib, awak media meninggalkan kantor Camat dengan mobil dinas yang parkir di halaman kantor. (Jhon).

Be the first to comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.