Berita

PUNGLI DI SD N PABUARAN 02 HARUS DIHENTIKAN!

Bogor, mulajadinews.com

Undang-undang nomor 20 Tahun 2003 Tentang sistem Pendidikan Nasional menegaskan bahwa setiap warga negara Wajib Belajar dan dibiayai oleh Pemerintah. Wajib belajar dembilan tahun yang dimaksudkan dalam UU tersebut adalah pada Pendidikan Dasar, yaitu pendidikan tingkat sekolah dasar dan pendidikan setara SMP.
Yang dimaksudkan dengan gratis biaya tentunya adalah tanpa pungutan biaya apapun. Dan untuk menunjang biaya pendidikan itu pemerintah mengucurkan dana bos serta membentuk Komite Sekolah.

Fungsi komite sekolah salah satunya adalah mencari donatur untuk membantu biaya pendidikan, bukan memungut biaya dari para orangtua didik.
Namun sangat ironis di SD NEGERI PABUARAN 02 Kecamatan Bojonggede, Bogor hingga kini masih juga terjadi berbagai pungutan terhadap siswa. Salah satu diantaranya adalah pungutan dengan modus penjualan LKS. Harga LKS dijual kepada siswa senilai 100 ribu rupiah untuk sepuluh lks.

Menanggapi hal tersebut, Ketua LSM LASKAR PEDULI INDONESIA, Francisco,SH.M.Hum mengegaskan bahwa setiap perlakuan melanggar hukum harus ditindak secara hukum. Ia juga mengatakan bahwa sindikat penjualan lks di sekolah tersebut turut dibekingi oknum wartawan berinisial U.

“Disdik harus hentikan praktek bisnis nakal di sekolah itu. Saya yakin telah terjadi pungli berjamaah disana. Sesuai pengakauan Pak Amang (kepala SD N PABUARAN 02-red), pihak nya ada memberikan uang sejumlah 17,5 juta rupiah kepada saudara Ususp untuk pengamanan LKS. tentu hal ini melawan hukum! Dan pihak penegak hukum kiranya segera melakukan penyelidikan dan penyidikan terhadap oknum Kepsek dan oknum wartawan tersebut”, demikian beber Frans. (Naga).

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Show Buttons
Hide Buttons