Pembukaan Turnamen Palipi Cup IX 2018, Pespa FC Berbagi Poin Dengan Nainggolan FC

Samosir, Mulajadinews.com 

Bertempat di Lapangan Mogang, Kecamatan Palipi, Sabtu, 09 Juni 2018, turnamen sepakbola memperebutkan piala bergilir bertajuk Palipi Cup IX 2018, resmi bergulir. Pembukaan turnamen tersebut diawali dengan perarakan barisan ke 20 tim yang akan berkompetisi dengan diiringi marching band.

Sebelum acara sambutan dari berbagai pihak, dilakukan penyerahan piala bergilir oleh kapten tim juara bertahan, Pespa FC ke Wakil Bupati Samosir. Yang selanjutnya diserahkan kepada panitia penyelenggara Palipi Cup IX 2018.

Panitia pelaksana, Rinson Sinaga lewat laporannya menyampaikan bahwa turnamen sepakbola Palipi Cup IX 2018 sponsor utamanya adalah PSSI Kabupaten Samosir. Adapun turnamen ini diikuti 20 tim sepakbola dari sejumlah kecamatan di Samosir. Dan dimulai hari ini, Sabtu, 09 Juni 2018 hingga 17 Agustus 2018.

“Jika tahun-tahun sebelumnya hanya 16 tim yang mengikuti kompetisi ini, kita patut bersyukur karena tahun ini bertambah menjadi 20 tim yang dibagi dalam 4 grup. Kami selaku panitia, mengucapkan terima kasih atas antusias masyarakat mengikutsertakan timnya dalam turnamen Palipi Cup IX 2018,” kata Rinson Sinaga.

Panitia juga meminta agar turnamen ini dimanfaatkan untuk mengasah potensi diri di bidang sepakbola. Sehingga nantinya mampu bersinar di tingkat nasional seperti dua putra Batak yang pernah merasakan atmosfer Palipi Cup, yakni Riko Simanjuntak, pemain Timnas Indonesia dan pemain Persija serta Tambun Naibaho yang malang melintang di klub nasional.

Sponsor utama, PSSI Kabupaten Samosir melalui ketuanya, Marko Simbolon menyampaikan bahwa kompetisi sepakbola ini diselenggarakan dengan tujuan mengembangkan minat atau bakat generasi muda Samosir dibidang olahraga.

Kompetisi ini, lanjutnya, tidak hanya berorientasi mencari pemenang namun juga terciptanya rasa persaudaraan dan kekompakan tim sebagai tujuan utama. “Hendaknya para pemain menjunjung tinggi sportifitas dan fair play, sehingga terwujud permainan sepakbola yang menarik, indah dan menghibur. Selamat bertanding dan mari sama-sama menjaga agar turnamen ini sukses terlaksana hingga puncaknya nanti 17 Agustus 2018,” pesan Marko Simbolon.

Sementara itu, Wakil Bupati Samosir saat membuka turnamen tahunan ini menyampaikan apresiasinya atas semangat seluruh panitia menyelenggarakan turnamen tersebut. Ia mengharapkan agar kedepan turnamen sepakbola seperti Palipi Cup ini dapat terus dilaksanakan dan dikembangkan agar lebih maju, sehingga semangat persepakbolaan dan semangat pemuda bisa bangkit.

“Kegiatan Palipi Cup ini sangat bagus karena bertujuan untuk memberikan pengalaman dan pelajaran berharga dalam pengembangan potensi diri para generasi muda serta untuk menjauhkan dari kenalan dan narkoba. Saya tegaskan agar para pemuda menjauhi narkoba, karena itu hanya akan menghancurkan masa depan kalian,” kata Juang Sinaga.

Sebagai bentuk dukungan pemerintah Kabupaten Samosir, Juang Sinaga meminta kepada PSSI Kabupaten Samosir agar anggaran kegiatan ini dinaikan. Jika tahun lalu PSSI mengucurkan dana sebesar Rp 70 juta, Wakil Bupati Samosir meminta agar tahun ini menjadi Rp 100 juta.

“Kedepan kita akan terus dorong pelaksanaan kompetisi-kompetisi di berbagai tingkatan, sehingga mampu menampung bakat dan minat para generasi muda serta diharapkan dapat menciptakan bibit-bibit persepakbolaan yang mampu berbicara di tingkat nasional bahkan internasional. Untuk itu teruslah mengasah kemampuan, dan selamat bertanding,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Juang Sinaga juga turut meminta partisipasi masyarakat untuk meramaikan turnamen olahraga Dragon Boat dan Bola Volly Air yang akan diselenggarakan pemerintah kabupaten Samosir dalam waktu dekat ini. Juga turnamen Volly yang akan diselenggarakan PPTSB.

Pembukaan turnamen sepakbola Palipi Cup IX 2018 ini diawali pertandingan juara bertahan, Pespa FC FC melawan juara Palipi Cup 2016, Nainggolan FC yang berakhir imbang 1-1. Namun sebelum pertandingan dimulai, Wakil Bupati Samosir melakukan tendangan kehormatan pertanda dimulai turnamen Palipi Cup IX 2018.

Jalannya pertandingan cukup menarik dan menghibur. Di babak pertama, saling jual beli serangan dipertunjukkan kedua tim. Namun pada menit ke 30, lewat serangan yang dibangun Nainggolan FC, mereka mampu unggul 1-0 dan hingga babak pertama usai, skor tidak berubah.

Di babak kedua, Pespa FC mencoba mengejar ketertinggalan. Serangan bertubi-tubi yang dilancarkan Pespa FC membuat barisan pertahanan Nainggolan FC cukup kewalahan menjaga agar gawang mereka tidak kebobolan. Namun karena gencarnya serangan Pespa, membuat bek-bek Nainggolan FC sering melakukan pelanggaran di luar kotak pinalti yang menguntungkan lawan.

Alhasil, pada menit ke 10 Pespa FC mampu menyamakan kedudukan melalui bola mati. Mereka dihadiahi wasit tendangan bebas dari luar kotak pinalti atas pelanggaran yang dilakukan bek Nainggolan FC. Tendangan keras algojo Pespa FC itu tidak mampu dibendung penjaga gawang lawan yang akhirnya menghasilkan gol.

Kedudukan imbang, Pespa FC masih terus melancarkan serangan untuk meraih kemenangan. Meski sesekali Nainggolan FC mencoba meladeni permainan Pespa lewat skema serangan balik, namun striker-striker Nainggolan FC tidak mampu memanfaatkan peluang untuk mengungguli lawannya. Hingga peluit dibunyikan wasit bertanda pertandingan usai, skor akhir pertandingan Pespa FC dan Nainggolan FC saling berbagi poin, 1-1.

Pertandingan penyisihan selanjutnya akan dilakukan besok, Minggu, 10 Juni 2018 dengan dua pertandingan. Yakni pertandingan pertama pada pukul 14.00 WIB mempertemukan penghuni grup B, Hotspring FC vs Tuktuk FC. Dan pertandingan kedua pukul 16.00 antara tuan rumah, Remi FC melawan Yozikamaru FC.(SBS).

Keterangan photo 1: Wakil Bupati Samosir bersama panitia, berphoto bersama kedua kesebelasan yang akan bertanding.

Keterangan photo 2 : Wakil Bupati Samosir saat menyerahkan piala bergilir Palipi Cup ke panitia. 


Be the first to comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.