Berita

Fraksi Gerindra Kritisi Pengangkutan Galian Alur Tano Ponggol dan Galian C di Simbolon Purba

Samosir, mulajadinews.com

DPRD Kabupaten Samosir menggelar rapat Paripurna Istimewa dalam rangka penyampaian Keputusan DPRD Kabupaten Samosir tentang Rekomendasi Atas Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Samosir Akhir Tahun Anggaran 2017 dilaksanakan di Gedung DPRD Kabupaten Samosir, Senin (04/06). Rapat Paripurna dibuka langsung oleh Ketua DPRD Rismawati Simarmata, Dipl.Hotlier.

Rapat Paripurna Istimewa DPRD Samosir ini dilaksanakan dengan 2 tahap, yakni tahap penyampaian pendapat akhir Fraksi DPRD tentang Rekomendasi atas LKPJ Bupati Samosir Akhir Tahun Anggaran 2017. Dan Pengesahan Rancangan Keputusan DPRD tentang rekomendasi DPRD atas LKPJ Bupati Samosir Akhir Tahun Angggaran 2017.

Pada rapat yang berlangsung sampai malam ini dan juga yang molor empat jam dari seyogianya digelar pukul 10.00 Wib menjadi pukul 14.00 Wib, tidak ada situasi yang memanas. Tahapan rapat paripurna berjalan mulus. Berbeda dengan tahun sebelumnya, dimana hanya Fraksi PDIP yang memberi rekomendasi, kali ini seluruh fraksi di DPRD Samosir merekomendasikan LKPj Bupati Samosir TA 2017, walau memang ada beberapa fraksi memberi catatan.

Seperti Fraksi Gerindra, pada pendapat akhir yang dibacakan Vanda Lovita Sidabutar menyoroti beberapa hal diantaranya terkait aktivitas penumpukan/pembuangan galian proyek strategi nasional pelebaran Alur Tano Ponggol juga aktivitas galian C di Desa Simbolon Purba.

Fraksi Gerindra menilai proyek pelebaran alur Tano Ponggol telah memberikan masalah yakni pemerintah kabupaten Samosir kebingungan dalam mencari lokasi penumpukan/pembuangan hasil galian alur Tano Ponggol. Kebingungan ini menyebabkan pemerintah telah menetapkan bahwa area perkantoran Parbaba dijadikan disposal area. Konsekuensi adalah jalan dari simpang Parbaba sampai perkantoran Parbaba telah mengalami kerusakan.

“Kami menduga kerusakan tersebut diakibatkan over tonase truk yang mengangkut hasil galian,” kata Vanda Lovita Sidabutar.

Melihat kondisi tersebut, fraksi Gerindra menyarankan agar Pemkab Samosir mencari tempat lain yang layak dan strategis dalam menampung hasil galian sehingga tidak ada aktivitas maupun pihak yang dirugikan.

“Hal lain yang perlu diselesaikan dan ditegaskan oleh Pemkab Samosir kepada perusahaan yang melakukan aktivitas pengangkutan galian adalah agar badan jalan yang mengalami kerusakan agar segera diperbaiki,” jelas Vanda.

Hal lainnya yang dikritisi Fraksi Gerindra adalah terkait aktivitas penambangan galian C di Desa Simbolon Purba, Kecamatan Palipi yang diduga tidak sesuai dengan regulasi yang ada yang dikhawatirkan akan berdampak buruk pada lingkungan.

“Kami minta pemerintah kabupaten Samosir bertindak tegas terhadap perusahaan yang melakukan aktivitas galian C di Desa Simbolon Purba,” tegas Sekretaris Fraksi Gerindra tersebut.

Sementara itu, Bupati Samosir, Rapidin Simbolon menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh pimpinan dan anggota DPRD atas kerja keras dan kerjasamanya sehingga rapat paripurna DPRD tentang LKPJ Bupati Samosir akhir tahun anggaran 2017 dapat berjalan dengan baik.

Lanjutnya, pemerintah kabupaten Samosir memahami dan menyadari bahwa segala saran dan masukan yang disampaikan DPRD adalah merupakan pemikiran dan ide yang bersifat konstruktif dan berharga dalam upaya peningkatan kualitas penyelenggaraan pemerintahan, pelaksanaan pembangunan dan pelayanan kemasyarakatan menuju Kabupaten Samosir yang lebih baik dan sejahtera, dengan harapan dapat diterapkan melalui berbagai langkah kebijakan, regulasi dan penataan, termasuk dalam upaya peningkatan disiplin dan kinerja seluruh aparatur yang ada pada setiap OPD di jajaran Pemerintah Kabupaten Samosir.

“Pemerintah akan tetap pada ketetapan hati dan komitmen bersama untuk terus menerus melakukan perbaikan dan penyempurnaan dengan belajar dari pengalaman masa lalu, antisipatif terhadap segala kemungkinan perkembangan masa yang akan datang dan harus ditopang oleh hubungan yang harmonis dan saling melengkapi antara eksekutif dan legislatif,” kata Rapidin Simbolon.

Menutup rapat paripurna, Ketua DPRD Kabupaten Samosir, Rismawati Simarmata menyampaikan bahwa semua fraksi sepakat menerima LKPJ dengan catatan. “Catatan diberikan karena masih banyak visi misi yang belum tercapai seperti menciptakan Samosir sebagai daerah wisata dan pertanian. Adapun kemajuannya memang terlihat pada sektor infrastuktur yang lumayan ada peningkatan walaupun ada proyek yang terkendala,” tutup Rismawati Simarmata.(SBS).

Keterangan photo: Sekretaris Fraksi Gerindra, Vanda Lovita Sidabutar saat menyampaikan tanggapan.(Suriono Brandoi). 

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.