BeritaJakartaJakarta Timur

PELAYANAN KELURAHAN PISTIM KURANG MEMUASKAN

Jakarta, mulajadinews.com

Frans Samosir, warga RW 15 Kelurahan Pisangan Timur, Kecamatan Pulo Gadung Kota Administrasi Jakarta Timur mengeluhkan sikap dan prilaku dari Siti Maryam selaku kepala kelurahan disana. Menurutnya, sikap diam dan tertutup dari Siti Maryam tak pantas selaku Pamong. Hal ini diungkap kannya karena telah berulangkali dirinya bertanya mengenai pengurusan KTP istri dan anaknya. Lagi menurut Frans, dirinya telah berulangkali mendatangi kantor kelurahan tersebut sejak mei 2017 guna mengetahui perkembangan pengurusan E KTP tersebut. Namun hingga saat ini E KTP istri dan anaknya tak kunjung jelas.

Ia juga mengungkapkan bahwa Siti Maryam selaku lurah memblokir hubungan komunikasi dengan dirinya. Pemblokiran WA dan telepon yang dilakukan oleh Lurah Pisangan Timur ini mengakibatkan tersendatnya komunikasi. Bahkan ketika hendak ditemui, orang nomor satu di Kelurahan pisangan timur itu tak pernah ada di ruangannya.

Frans juga mengatakan bahwa dirinya telah mempertanyakan E-KTP tersebut kepada M.Ridwan selaku Kepala Satuan Pelaksana Kependudukan(Kasatpel) kelurahan namun tak ada jawaban yang jelas. “Kami menilai pelayanan Bu Siti selaku pamong tak sesuai dengan Pergub DKI Jakarta nomor 18/2015 tentang kode etik ASN. Sebagai pelayanan masyarakat tak sepatutnya lakukan pemblokiran komunikasi pada warganya sendiri”, sebut Frans pada mulajadinews.com hari ini di halaman kantor kelurahan Pisangan Timur.

Mengenai sulitnya pengurusan E-KTP ini Yuni Asnita Putri salah satu warga berpendapat yang sama. Menurutnya dia telah mengajukan pengurusan E-KTP sejak Okrober 2016, namun hingga kini tak kunjung selesai.

Lagi menurut Frans, penjelasan mengenai lambannya pengurusan E-KTP tersebut tak pernah diproleh nya. “Telah berulangkali saya mencoba bertanya pada Bu Lurah mengenai E-KTP ini tapi tidak pernah ada jawabannya. SMS saya kirimkan tak pernah berbalas. Saat ditelpon tidak bisa karena nomor saya diblokir. WA saya juga diblokir. Entah apa alasan Beliau memblokir itu saya tidak tau. Ditemui sangat sulit. Tidak pernah ada di ruangannya. Saya tanya pada Pak Ridwan salah satu pegawai, jawabannya tidak jelas. Begitu diajak ngobrol langsung pergi entah kemana”, ucap Frans dengan nada kesal.

Frans juga berharap kepada Walikota Jakarta Timur agar memberikan pembinaan kepada jajarannya yang kerap mengabaikan masyarakat.

“Melalui kesempatan ini saya bermohon kepada Pak Bambang selaku Walikota Jakarta Timur agar memberikan teguran kepada lurah kami ini yang tidak koperaktip”, pungkasnya.

Ketika hal ini dikonfirmasi kepada Lurah Pisangan Timur lewat WA, yang bersangkutan menampik nya. Siti Maryam mengatakan bahwa huhungan nya dengan Frans Samosir harmonis. Namun sebagaimana yang diperlihatkan oleh Frans Samosir selaku warga RW 05 benar WA nya diblokir dan panggilan telponnya juga diblokir. Demikian juga SMS yang dikirimkan nya tak pernah berbalas. (MIS/Petrik).

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.